Sunday, August 14, 2011

[Song] Your Song

Day 121. Post a Day 2011.

Saya menyetel Winamp di laptop saya dalam mode shuffle. Satu lagu mengalir indah menemani saya membaca Google Reader. Saya terus membaca Google Reader saya sampai Winamp memainkan lagu Your Song versi Ewan McGregor.

Saya langsung berhenti membaca. Saya buka Youtube dan mencari video lagu ini.



It's a little bit funny this feeling inside
I'm not one of those who can easily hide
I don't have much money but boy if I did
I'd buy a big house where we both could live

If I was a sculptor, but then again, no
Or a man who makes potions in a travelling show
I know it's not much but it's the best I can do
My gift is my song and this one's for you

And you can tell everybody this is your song
It may be quite simple but now that it's done
I hope you don't mind
I hope you don't mind that I put down in words
How wonderful life is now you're in the world

I sat on the roof and I kicked off the moss
Well a few of the verses well they've got me quite cross
But the sun's been kind while I wrote this song
It's for people like you that keep it turned on

So excuse me forgetting but these things I do
You see I've forgotten if they're green or they're blue
Well the thing is what I really mean
Yours are the sweetest eyes I've ever seen


Saya tak bisa berhenti tertawa ketika menonton video ini. Lihat Satine (Nicole Kidman) ketika Christian (Ewan McGregor) masih berpuisi? Teriak-teriak, menggeliat ke sana ke mari, macam orang heboh saja. :r

Sampai akhirnya Christian mulai bernyanyi satu baris "My gift is my song and this one's for you" baru "kegilaan" Satine berhenti. Aura romantisme pun mulai merambat naik perlahan. Dan mulailah saya terhipnotis oleh kegantengan Mas Ewan McGregor. :k

Pertama kali saya menonton film ini waktu SMP kelas tiga dan langsung saya sematkan sebagai salah satu film favorit saya sepanjang masa. Saya suka ceritanya (saya nangis nonton film ini!), saya suka lagu-lagunya (bahkan saya membeli kaset OST Moulin Rouge!), dan saya menyukai Mbak Nicole Kidman dan Mas Ewan McGregor. Tapi, di tulisan ini saya tidak berbicara soal film ini ataupun soal Mbak Nicole Kidman dan Mas Ewan McGregor.

Penggemar: Lantas, mau berbicara soal apa, Kim?

And you can tell everybody this is your song
It may be quite simple but now that it's done
I hope you don't mind
I hope you don't mind that I put down in words
How wonderful life is now you're in the world

Sudah. Cuma mau berbicara itu saja kok. Semoga pesannya sampai.

Saturday, August 6, 2011

My New MU Jacket!!

Day 120. Post a Day 2011.

Yesterday my father came back home from Singapore and he bought me this:




Thank you soooooooooo much, Dad! :k

Love it love it love it. Loooooooooove it! :L :L :L

Friday, August 5, 2011

Untitled #23

Day 119. Post a Day 2011.

A couple of days ago I got a blog award from my friend, Hani. Here's the award:



Thanks for the award, Hani! :h

And I've just realised that Hani mistyped her own blog url. It's supposed to be http://honeylizious.com, right? She missed a letter "i" after "z". :D

Nevertheless, I still wanna say thanks to Hani. Thanks a lot! It means you do pay attention with my blog. Hugs and kisses! :k

Thursday, August 4, 2011

Janji Saya Mengenai Utang

Day 118 . Post a Day 2011.

Kalau kemarin saya menulis Bunga Utang itu Boleh, sekarang masih soal utang. Mau curhat sedikit nih. :D

Bisa dibilang saya ini orangnya mudah iba. Kalau ada orang yang mau pinjam duit ke saya biasanya cuma cerita hal-hal yang menyedihkan untuk membuat saya iba. Setelah cerita ini itu, mau tidak mau hati saya luluh. Saya yang tadinya sudah berjanji tidak akan pernah meminjamkan orang lain uang lagi, akhirnya saya pinjamkan deh uang saya. Meski orang itu di mata saya track record-nya jelek. Meski orang itu masih ada utang sama saya dan utang dia sebelumnya belum dibayarnya.

Anehnya saya tidak kapok.

Dan ada satu kejadian kemarin yang bikin saya masih ngegerundel tidak jelas sampai sekarang. Orang yang baru saya utangi lagi (padahal utangnya sebelumnya juga belum lunas), ternyata membohongi saya. Dia bilang waktu itu mau pinjam uang saya untuk bayar kekurangan uang sekolahnya. Ternyata, saya dapat berita kalau sebenarnya dia sudah dikasih uang sama orangtuanya untuk bayar uang sekolahnya itu. Terus, tanggal 28 Juli kemarin katanya dia mau bayar utangnya. Mau ditransfer ke BCA saya. Eh... Nggak taunya pas saya cetak buku di BCA, saya nggak melihat ada transferan dari orang itu. Yang bikin jengkelnya, saya dapat cerita lagi kalau dia habis beli ponsel Blackberry Storm baru. WTF?!%&%$^

Ya sudahlah. Kalau dia memang lebih mementingkan untuk beli ponsel baru ketimbang bayar utang, gue sumpahin ponselnya kelindes mobil, kecebur di aer, atau hilang dicopet.

Mudah-mudahan dari kejadian ini, saya bisa bersikap tegas. Saya tidak akan meminjamkan lagi uang saya ke siapapun meski dia sampai menangis mengiba-iba. Kemarin itu adalah terakhir kalinya saya meminjamkan uang ke orang lain. Saya capek menagih utang ke orang-orang. Bukannya dibayar, eh malah marah-marah ke saya. Lah, yang ngutang siapa, yang marah siapa? Memangnya saya salah, boi, meminta hak saya?

p.s.: And to you, my friend, I will never trust you again for the rest of my life.

Wednesday, August 3, 2011

Bunga Utang itu Boleh

Day 117. Post a Day 2011.

Orang bilang kalau pinjam uang ke kita ada baiknya jangan diberi bunga pinjaman. Kasihan kepada mereka yang meminjam. Kita kan bukan bank, bukan pula rentenir. Kita tidak cari makan dari bunga utang. Lagipula, memberi bunga utangan itu dosa. Kita memberatkan mereka yang pinjam uang kita. Pastinya orang yang meminjam uang ke kita pasti sedang butuh uang kan. Butuh untuk bayar sekolah anaknya, untuk bayar listrik, untuk makan, atau sekadar untuk beli Blackberry baru...

Tapi, sekarang pernah berpikir nggak untuk kasihan juga sama si pemberi utang alias kreditor? Kalau kreditornya punya uang banyak sih tidak masalah. Uang gajinya meteran deh saking banyaknya. Lah, kalau kreditornya baru lulus kuliah dan punya tabungannya sedikit tapi dipaksa untuk meminjamkan uang ke debitur, gimana? Karena si kreditor kasihan dengan si debitur. Kok ya hidupnya sepertinya nelangsa betul. Mau bayar uang kuliah tapi nggak punya uang. Atau buat bayar listrik. Kalau tidak dibayar saat itu juga nanti listriknya dicabut.

Nah, masalah klasiknya ketika debitur sudah dipinjamkan uang, janji untuk bayar hanyalah sekadar janji. tar-sok-tar-sok. Sebentar, besok deh. Sebentar, besok ya. Alasannya macam-macam, ya belum gajian lah, uangnya habis terpakai untuk bayar ini itu, atau "Saya ini orang susah. Nggak punya duit. Nggak ada yang bantu saya."

Kalau masih seminggu atau dua minggu okelah. Lah, kalau sudah bertahun-tahun, gimana? Setahun? Dua tahun? Tiga tahun? Dan hitung saja terus sudah masuk tahun ke berapa utangnya belum dibayar-bayar. Kalau sudah begini, saya rasa tidak ada salahnya kalau kreditor meminta bunga kepada si debitur. Atau minta uangnya dibayar lebih. Kalau pinjam Rp 1juta, nanti harapannya dibayar Rp 1,5juta.

Penggemar: Alasannya apa, Kim?

Situ kenal sama yang namanya inflasi? Pinjam uang Rp 2juta, tapi kalau bayarnya baru lima tahun kemudian atau sepuluh tahun kemudian. Jadi berapa coba nilai Rp 2juta sesungguhnya?

Masalahnya lagi, rata-rata debitur itu marah mencak-mencak kalau kreditor minta bunga. Belum lagi pandangan orang-orang. Nanti si kreditor dibilang lintah darat lah, pelit lah, cari kesempatan di dalam kesempitan lah, tidak berperasaan lah, cuma mau cari untung lah, dan lain-lain. Tapi, sebelum si kreditor ini dicaci maki seperti itu, coba deh lihat dulu si debiturnya bagaimana. Kalau sudah tahu, boleh nggak debiturnya dicaci maki juga?

Tuesday, August 2, 2011

"Saya Puasa! Jangan Makan di depan Saya!"

Day 116. Post a Day 2011.

Memang benar kata orang-orang. Puasa hari pertama itu puasa paling sulit. Kemarin saya rasanya tidak kuat. Baru jam tujuh pagi, perut saya sudah mual ingin muntah. Sakit perut melilit pula. Mana saya kemarin itu pagi-pagi sudah jalan ke bandara mengantar ayah saya. Jadi, dalam kondisi tidak enak itu ditambah harus jalan. Makin mual rasanya. Saya ingin pecah puasa saja kemarin itu.

Tapi, untunglah saya bisa tahan meski godaan untuk pecah cukup besar juga sih. Saya sudah mikir segarnya minum es degan siang-siang. Sekadar makan oatmeal pakai susu pun sepertinya enak. Tapi, saya mikir lagi, "Ah, masa' kaya' gini aja gue nggak kuat sih? Kaya' sebelumnya nggak pernah puasa aja." :O

Nah, berbicara soal makan ketika sedang puasa, kalau saya yang puasa lalu saya makan jelas batal puasa saya. Kalau orang lain yang makan depan saya bagaimana? Saya seringkali menemukan teman saya yang harus meminta maaf ke saya kalau mereka mau makan. "Kim, sori ya gue makan dulu. Gak apa-apa kan?" Saya bingung. Kenapa dia harus minta maaf sama saya kalau mau makan? Makan mah makan aja. Nggak usah minta maaf segala. Oh, rupanya teman saya itu tidak enak makan karena tahu saya sedang berpuasa.

Well, bagi saya pribadi sih terserah saja orang mau makan seberapa banyak di depan saya. Kita selalu menuntut orang lain untuk menghormati kita yang sedang berpuasa. Dengan tidak sembarangan makan di depan kita, misalnya. Pernah mikir gak kalau kita juga harus menghormati mereka yang tidak berpuasa? Teman saya itu makannya sampai ngumpet-ngumpet begitu demi menghormati saya yang sedang berpuasa. Lah, kenapa gak makan di depan saya aja sih? Gak apa-apa kok.

Saya nggak akan tergoda ingin pecah puasa hanya karena melihat orang makan enak di depan saya. Kalau meminta saya menemani dia makan siang pun tak masalah. Dia makan siang, ya saya baca saja. Atau sambil ngobrol. Masa' hanya karena melihat orang makan lantas saya ingin ikutan makan sih? Puasa macam apa kalau segitu mudahnya tergoda?

Jadi, terkadang saya tidak habis pikir kalau dengar ada orang-orang yang memaksa orang lain untuk menutup rumah makannya dengan dalih untuk menghormati orang-orang berpuasa. Mungkin orang itu yang dengan arogansinya memaksa orang lain untuk menghormati dia. "Jangan makan di depan saya". "Warung-warung makan gak boleh buka!" "Yang ketahuan makan siang akan saya laporkan ke atasan!"

Saya sih nggak merasa harus dihormati dengan cara seperti itu. Cukup membiarkan saya berpuasa, membiarkan saya beribadah dengan tenang, sudah cukup kok bagi saya. Tapi, itu saya sih. Nggak tahu kalau kalian bagaimana. :D

Monday, August 1, 2011

[Blog] Originally Gisca

Day 115. Post a Day 2011.

Di tulisan Mas-mas Ganteng di Blackberry Center, saya menyebut-nyebut nama Gisca ya? Gisca itu teman saya di kampus, tapi beda angkatan. Gisca angkatan 2008, saya angkatan 2006. Nah, Gisca ini selain baik hati (baiknya karena kemarin mau menolong saya. Hihihi...), anaknya juga lucu. Kalau yang kenal sama Gisca pasti mengerti apa yang saya maksud. :O

Terkadang kelakuannya yang lucu, terkadang omongannya yang bikin ketawa, terkadang pula tweets-nya yang bisa membuat mengikik geli. Karena teman-teman dekatnya merasa sayang kalau kelucuannya hilang begitu saja, jadi mereka membuat blog khusus untuk Gisca. Untuk kenang-kenangan agar selalu diingat. Dan juga untuk berbagi dengan khalayak ramai. Namanya Originally Gisca. Ihihihihi... *ngikik geli*

Blognya seperti Nguping Jakarta dan Not Always Right | Funny & Stupid Customer Quotes. Tulisannya pendek-pendek, berupa apa saja yang terkait dengan Gisca. Ya tentang tingkah lakunya, celetukan-celetukannya, pikiran-pikirannya yang kadang-kadang--menurut saya--di luar dugaan, dan lainnya. Misalnya nih ya:


Suatu sore
-
Teman 1: bingung ni. Ponakan gue besok sunatan. Kasi kado apa ya?
Gisca: ponakannya laki atau perempuan?

Atau yang ini:


Suatu malam, ketika seorang teman butuh uang.
-
Gisca: *mengeluarkan recehan, menyisihkan 1 koin* ini buat beli kereta
-
Beli karcis kalii..

Atau ini:


Gisca: dek punya airbud gak?
adek: korek kuping?
Gisca: iya dimana?
adek: cottonbud mbak, airbud mah anjing!

Permisi sebentar. Saya mau ketawa dulu. *menyingkir ke balik pintu buat ketawa* :r

Oke. Akhirul kalam, monggo mampir ke Originally Gisca. Kalau teman-teman sekalian merasa terhibur dengan Gisca, boleh lho blognya dilanggan. Siapa tahu fansnya jadi banyak. Siapa tahu Gisca jadi terhibur karena yang ngefans sama dia jadi banyak. Jadi dia semangat. Jadi blognya bisa diupdate terus deh. Hihihihi...